Rumah Zakat dan Tigalapan Indonesia Salurkan Beasiswa dan Bantuan Usaha untuk Mahasiswa dan Mualaf di Makassar

Ramzy
Ramzy 289 Pembaca
2 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Rumah Zakat berkolaborasi dengan Tigalapan Indonesia menggelar seremoni simbolisasi penyerahan beasiswa kepada 12 mahasiswa dari berbagai kampus serta bantuan kewirausahaan kepada 10 mualaf asal Makassar dan Kabupaten Gowa.

Program ini menjadi bentuk kepedulian terhadap pendidikan generasi muda sekaligus penguatan ekonomi bagi para mualaf. Beasiswa diberikan selama enam bulan disertai pendampingan intensif, sementara bantuan kewirausahaan akan dibina selama tiga bulan agar usaha para penerima berkembang lebih optimal dan berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan tilawah Al-Qur’an oleh Azis, dilanjutkan pemaparan profil 12 penerima beasiswa dan 10 penerima bantuan kewirausahaan. Suasana berlangsung khidmat dan penuh haru, mencerminkan besarnya harapan yang menyertai setiap bantuan yang disalurkan.

Perwakilan Tigalapan Indonesia, Bu Devi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan tidak sekadar meringankan beban, tetapi juga menjadi pemicu semangat untuk terus berjuang.

“Semoga beasiswa pendidikan yang diberikan hari ini bisa memberikan semangat dan membantu kebutuhan pendidikan para penerima. Begitu pula bantuan kewirausahaan ini, semoga bisa memajukan usaha saudari-saudari dan saudara-saudara kita yang mualaf,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Representative Manager Rumah Zakat Sulawesi Selatan, Muhammad Adri, berharap program tersebut menjadi motivasi kuat bagi mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan dengan prestasi terbaik serta mendorong para mualaf semakin mandiri secara ekonomi.

Rasa syukur juga disampaikan para penerima manfaat. Salsabila, salah satu mahasiswa penerima beasiswa, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi kelangsungan studinya.

Sementara Muhammad Ali, perwakilan penerima bantuan kewirausahaan, menyebut tambahan modal yang diterimanya menjadi harapan baru untuk mengembangkan usaha yang selama ini masih berjalan dengan keterbatasan.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol komitmen kolaborasi kedua lembaga dalam menghadirkan lebih banyak manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan. ( Ardhy M Basir )

Baca juga :  Tak Sekadar Mengajar, Guru Sulsel Diminta Lindungi Hak Siswa
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!