Sektor Pertanian Sumbang 12,67% Tetap Menjadi Penopang Ekonomi Indonesia di Kuartal I Tahun 2026

Ramzy 295 Pembaca
4 Menit baca

Data BPS ini disambut oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sebagai konfirmasi atas arah kebijakan yang selama ini dijalankan.

Mentan Amran menegaskan bahwa capaian ini menjadi bukti nyata bahwa sektor pertanian semakin kuat dan berperan sebagai fondasi utama ekonomi nasional.

“Pertanian hari ini bukan hanya penyangga, tetapi menjadi penggerak utama ekonomi nasional. Ketika sektor lain mengalami tekanan, pertanian justru hadir sebagai solusi dan penopang utama,” ujar Mentan Amran.

Mentan juga mengaitkan stabilitas sektor pertanian dengan rangkaian kebijakan struktural yang telah berjalan.

“Ini bukan kerja satu program, tapi orkestrasi besar. Produksi kita naik, ekspor meningkat tajam, impor kita tekan. Artinya, fondasi pertanian kita semakin kuat dan semakin mandiri,” ujar Mentan Amran.

Mentan menambahkan bahwa penguatan sektor tidak terlepas dari langkah-langkah di lapangan.

“Ini adalah kerja terstruktur dan berkelanjutan. Kita pastikan produksi meningkat, petani terlindungi, dan pangan tetap tersedia,” tambahnya.

Mentan Amran juga menyoroti bahwa PDB sektor pertanian sepanjang 2025 tumbuh 5,74 persen, tertinggi dalam 25 tahun terakhir, menjadikan sektor ini salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Momentum itu, menurut Mentan, terbawa ke awal 2026 dan tercermin dalam stabilnya bobot pertanian dalam struktur PDB.

Melalui kombinasi deregulasi, modernisasi, dan penguatan kebijakan harga petani, pemerintah menempatkan sektor pangan sebagai jangkar stabilitas ekonomi nasional sekaligus fondasi swasembada berkelanjutan. (*)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Exit mobile version