Menanggapi isu yang berkembang di media sosial terkait keterlibatan TNI dalam program pemerintah, Pangdam menegaskan bahwa hal tersebut tidak berkaitan dengan konsep dwifungsi TNI.
“Dari seluruh regulasi yang ada, tidak memungkinkan adanya dwifungsi. Bagi kami, dwifungsi TNI itu sudah terkubur dalam-dalam, sehingga kekhawatiran tersebut tidak tepat,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Pangdam menyampaikan kesiapan Kodam XIV/Hasanuddin untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan UNM kapan pun dan dalam berbagai bidang. (*Rz)

