Soroti Pernyataan Wali Kota Makassar Soal Wartawan Abal-Abal, PJI Sulsel: Jangan Asal Bunyi!

Ramzy
Ramzy 55 Pembaca
2 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Pernyataan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam pembukaan Konferensi Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan di Graha Pena, Selasa (2/6/2026), memantik reaksi keras dari kalangan insan pers.

​Dalam sambutannya, Wali Kota menyinggung keberadaan media yang dinilai hanya melakukan copy-paste (salin-tempel), menggunakan judul sensasional, hingga keberadaan wartawan yang disebutnya “abal-abal”.

​Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan memastikan pihak yang berinteraksi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) merupakan insan pers yang telah terverifikasi dan memiliki sertifikat uji kompetensi.

​Pernyataan tersebut langsung mendapat sorotan tajam dari sejumlah organisasi wartawan di Sulawesi Selatan.

​Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Jurnalis Indonesia (DPD PJI) Sulawesi Selatan, Rizal Rahman, meminta Wali Kota Makassar agar tidak sembarangan melontarkan pernyataan yang dinilai menyudutkan profesi wartawan.

​”Jangan asal bunyi kalau bicara soal profesi wartawan. Organisasi wartawan itu banyak. Jangan seenaknya memberi stigma abal-abal tanpa menjelaskan siapa yang dimaksud,” tegas Rizal Rahman.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Wakil Wali Kota Makassar Tekankan Pentingnya Komunikasi Digital dalam Pemerintahan
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!