Dan, di Sungai Balantieng: PT Tanjung Sarana Lestari (122 sachet), PT Santos Jaya Abadi (37 sachet), Wings (26 sachet), Indofood (14 sachet), dan Nabati (13 sachet).
Para relawan dan pegiat lingkungan seperti Aedil Faizin dari Komunitas Siring Bambu, Firly Mas’ulatul Jannah seorang peneliti dari Ecoton dan Faidatul Ramadani Relawan Gesit Bulukumba meminta Pemerintah Kabupaten Bulukumba mendesak produsen-produsen tersebut untuk bertanggung jawab atas sampah plastik yang dihasilkan dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi penggunaan plastik, seperti meredesain kemasan menjadi sistem penjualan isi ulang.
Pemerintah daerah Bulukumba diharapkan memperketat pengawasan dan mendorong implementasi regulasi Extended Producer Responsibility (EPR) agar produsen turut serta aktif dalam siklus pengelolaan sampah dari produk mereka.
Hasil brand audit ini akan diserahkan kepada pemerintah daerah Bulukumba untuk segera menindaklanjuti dengan mengirim surat kepada produsen-produsen yang bertanggung jawab.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan tanggung jawab produsen serta pemerintah dalam mengelola sampah plastik dapat meningkat, sehingga lingkungan di Bulukumba dapat lebih terjaga dan berkelanjutan. ( ab )

