Dua Murid SD Buntu Datu Meninggal Ditabrak Mobil Pick-up

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Erwin dari Humas Polres Tana Toraja mengimbau bahaya yang mengintai anak-anak kita bukan hanya dari penculikan, melainkan juga dari bahaya lakalantas saat anak pulang sekolah.

Menurut Erwin,  utamakan keselamatan anak, sehingga jangan lalai dari pengawasan, sebab setelah kejadian tinggal penyesalan. Kiranya kejadian Laka di Buntu Datu menelan korban dua murid SD tidak terulang kembali.

Senada dengan itu, Bunda Literasi Tana Toraja, Erni Yetti Riman mengingatkan anak sangat rentan menjadi korban kejahatan karena ketidakberdayaan, seperti penculikan, laka, maupun kekerasan lainnya.

Erni Yetti tegaskan jangan pernah berikan potensi sedikit pun orang melakukan kejahatan kepada anak. Orang tua (ortu) hendaknya meningkatkan pengawasan terhadap anak, terus memberikan perhatian mengantisipasi kejahatan berpotensi jadi korban.

Pasalnya, aksi kejahatan jalanan kerap terjadi dan sasaran korbannya anak usia sekolah.

“Pengawasan melindungi anak tidak terjebak dalam situasi berakibat berbahaya bagi dirinya sendiri terus ditingkatkan,” ujarnya.

Wakil Ketua TP PKK Tana Toraja ini tidak menampik kalau peran orang tua sangat penting mencegah terjadinya kejahatan anak. Dengan adanya perhatian, termasuk komunikasi yang cukup anak dan orang tua, menjadikan anak terhindar keinginan berbuat negatif. (ainul/herman)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Turnamen Futsal MANSA Cup II Resmi Berakhir, Ini Harapan Wabup Sinjai

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...