Dinas P3A Makassar Akan Bangun Shelter di 153 Kelurahan

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar sudah membangun rumah perlindungan (shelter) bagi korban kekerasan perempuan dan anak di 85 kelurahan di Kota Makassar dan diharapkan 135 kelurahan yang ada di Makassar akan memiliki rumah perlindungan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas P3A Kota Makassar Achi Soleman, S.STP, MSi, saat pembukaan diskusi tentang perempuan dalam perspektif industri media bersama dengan para jurnalis media online dan cetak serta radio, yang dilaksanakan oleh Dinas P3A Kota Makassar yang bersinergi dengan organisasi kewartawanan di daerah ini, Selasa, 27 Februari 2024.

Diskusi menghadirkan dua orang narasumber yakni, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Provinsi Sulsel, H. Manaf Rachman dengan materi terkait pedoman penulisan ramah anak dan Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Sulsel, Dr. Ir. Fadiah Mahmud, MPd yang membahas tentang perlunya perspektif yang sama dalam melakukan perlindungan korban kekerasan perempuan dan anak di daerah ini.
Diskusi dipandu oleh H.Syahruddin DN yang juga pengurus PWI Sulsel dan pemerhati masalah sosial.

Menurut Kadis DP3A, keberadaan rumah perlindungan itu penting berada di setiap kelurahan, agar korban kekerasan perempuan dan anak bisa segera ditangani untuk dilakukan pendampingan dan asesment. Shelter juga akan difungsikan untuk bisa mengedukasi masyarakat khususnya kaum perempuan dan anak, agar tidak menjadi korban kekerasan.

Selain itu, DP3A juga berupaya mengembangkan program ecoenzim yang bisa diterapkan kepada ibu rumah tangga untuk mengajak memanfaatkan limbah buah maupun sayur untuk dijadikan bahan pembersih seperti sabun cair maupun cairan pel yang hanya mengolah limbah kulit buah.

Kadis juga mengungkapkan hingga akhir 2023 jumlah kasus pengaduan kekerasan perempuan dan anak yang masuk ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar tercatat sebanyak 636 kasus dan sebagian sudah ditangani oleh kepolisian.

Baca juga :  DPP PEKAT IB Akan Gelar Konsolidasi Nasional Lewat Zoom Meeting, Ketum Aga Khan Tekankan Kesiapan Muswil di Daerah

Kadis P3A, Achi Soleman mengakui, diskusi yang pertama kali digelar oleh Dinas P3A Kota Makassar yang melibatkan para jurnalis dan organisasi kewartawanan patut dikembangkan sebagai bentuk kolaborasi antara pers dengan Dinas P3A yang saling menunjang, sehingga dalam pemberitaan anak yang berhadapan dengan hukum maupun perempuan korban kekerasan bisa menghasilkan berita yang lebih sopan dan memberikan rasa empati kepada korban kekerasan.

1
2TAMPILKAN SEMUA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Tiga Nama Menguat Pimpin I AM Unhas: Mursalim Nohong, Dien Triana dan Abdullah Sanusi

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Ikatan Alumni Manajemen Universitas Hasanuddin (I AM Unhas) resmi membuka penjaringan bakal calon Ketua periode...

Awal Tahun, Pusjar SKMP LAN Tegaskan Komitmen Mitra PPNPN

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Suasana Aula Hasanuddin, Rabu (7/1/2026) siang, tampak berbeda dari hari-hari kerja biasa. Deretan kursi tertata...

Sinergi Tanpa Sekat, Musrenbang Kunjung Mae Fokus pada Skala Prioritas dan Visi “Muliakan Makassar”

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Komitmen untuk memacu roda pembangunan di Kelurahan Kunjung Mae terus dibuktikan secara nyata. Pada Kamis...

Dukung Ketahanan Pangan, Polres Soppeng Gelar Panen Raya Jagung Serentak

PEDOMANRAKYAT, SOPPENG - Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, Polres Soppeng menggelar...