Rekapitulasi Pemilu di Kota Makassar, Sri Wahyuningsih Mengaku Banyak Insiden Telah Terjadi

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar melakukan rekapitulasi hasil pemilu 2024 tingkat Kota, di Hotel Grand Asia, Jalan Boulevard Nomor 10, Kota Makassar, Jumat (01/03/2024) sekira pukul 14.15 Wita.

Namun sedihnya, ajang 5 (lima) tahunan itu diwarnai aksi “pencurian” suara yang semakin membumi dan berlarut-larut hingga tingkat Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara alias KPPS saat rekap suara.

Sistem kerja panitia Pemilu ini terbongkar saat hendak menghitung suara Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Makassar Daerah Pemilihan 5 atau Dapil 5.

Terduga pelaku tersebut dengan sengaja melubangi lembaran kertas suara menggunakan kuku, sehingga membuatnya rusak dan dianggap batal oleh petugas di lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Walau belum ada keterangan resmi dari pihak KPU atau Bawaslu, Komisioner KPU Makassar mengakui, sejak dimulainya proses perhitungan suara dari tingkat TPS hingga kecamatan, berbagai insiden telah terjadi.

“Memang benar, sejak setelah pencoblosan, dalam proses rekapitulasi dari tingkat TPS oleh KPPS hingga ke tingkat kecamatan oleh PPK, terjadi berbagai masalah, termasuk terkait suara Caleg,” kata Komisioner KPU Makassar Sri Wahyuningsih saat diwawancarai oleh sejumlah awak media.

Komisioner KPU Makassar dari Divisi Teknis itu pun mengakui adanya kendala dalam proses perhitungan suara di tingkat kecamatan, seperti ketidaksesuaian antara jumlah suara akhir dengan jumlah pemilih dan data yang disampaikan oleh saksi.

“Misalnya, masalah kesalahan perhitungan, hampir semua kecamatan mengalami hal yang serupa. Jadi, jika angkanya tidak sesuai, surat suara harus dibuka kembali dan dihitung ulang untuk memastikan jumlah suara yang sah,” jelasnya.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Kasubdit I Narkoba Polda Sulsel Dorong Program 'Sikola' Berantas Narkoba

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Jumat Berkah, Polwan Polres Soppeng Berbagi

PEDOMAN RAKYAT, SOPPENG – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat ,Polisi Wanita...

Harmoni Tanpa Sekat: Simfoni Persaudaraan SMANSA 81–82 dalam Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR - Alumni lintas generasi SMA Negeri 1 (SMANSA) Makassar kembali mengukuhkan eksistensi persaudaraan lintas iman melalui...

Telepon Subuh Mentan Amran Berujung Gagalnya Penyelundupan Bawang Bombay Ilegal 133,5 Ton di Semarang

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG – Telepon subuh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sekitar pukul 05.20 WIB menjadi awal gagalnya...

Mentan Amran Sidak 133,5 ton Bawang Bombay Selundupan Berpenyakit: Tidak Ada Ampun, Usut Sampai Akar

PEDOMANRAKYAT, SEMARANG — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal...