PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Fajar Idul Fitri 1447 Hijriah menyingsing dengan keanggunan yang luar biasa, menandai tuntasnya perjalanan spiritual sebulan penuh di madrasah Ramadhan. Tanpa terasa, tiga puluh hari masa penempaan diri telah berlalu, meninggalkan jejak rindu sekaligus kemenangan bagi setiap jiwa yang bertaubat.
Sabtu pagi (21/3/2026), halaman parkir Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang terletak di Jalan Garuda No. 1, Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, bertransformasi menjadi lautan putih yang khusyuk. Ribuan jamaah memadati area tersebut untuk menunaikan ibadah Shalat Idul Fitri, sebuah tradisi religi yang terus dijaga kelestariannya oleh institusi penyokong energi negeri ini.
Semesta seolah turut merestui prosesi kemenangan tersebut. Cuaca di langit Makassar pagi itu sangat bersahabat; meski sempat dihiasi awan yang sedikit menebal, namun keteduhannya justru menambah kenyamanan para hamba Allah dalam menyimak rangkaian ibadah dan ceramah dengan penuh konsentrasi. Ridha Ilahi seakan menyelimuti setiap saf jamaah yang bersimpuh di sana.
Suasana semakin syahdu saat lantunan ayat suci mulai berkumandang. Shalat Ied dipimpin oleh Imam Masjid Nurul Huda Pertamina, Wahyudi Djafar. Sosok imam muda ini memukau jamaah dengan suara merdunya yang meliuk indah, menghidupkan setiap huruf dalam Al-Qur’an dan membawa getaran spiritual yang mendalam ke relung hati para jamaah.

