PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Polres Pelabuhan Makassar terus meningkatkan intensitas patroli malam sebagai langkah preventif menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif. Kegiatan patroli yang dilaksanakan hingga dini hari tersebut menyasar sejumlah titik rawan kejahatan jalanan guna mencegah aksi begal, pencurian dengan kekerasan (curas), perkelahian kelompok, serta peredaran dan penggunaan senjata tajam (sajam), busur panah, dan ketapel yang berpotensi digunakan untuk melakukan tindak kriminal.
Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan personel gabungan Polres Pelabuhan Makassar menyisir sejumlah ruas jalan utama, kawasan permukiman warga, lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul kelompok remaja, hingga titik-titik yang dianggap rawan gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Makassar.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan patroli dialogis, pemeriksaan terhadap pengendara maupun kelompok warga yang masih beraktivitas pada malam hari, serta melakukan pengecekan barang bawaan untuk mengantisipasi kepemilikan senjata tajam, busur panah, ketapel maupun benda berbahaya lainnya yang berpotensi digunakan dalam aksi kriminalitas.
Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan dan pendataan terhadap sejumlah anak remaja yang masih berkeliaran hingga larut malam. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dini terhadap potensi keterlibatan remaja dalam aksi tawuran, perang kelompok, balap liar, penyalahgunaan minuman keras, maupun tindak pidana lainnya yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat pada malam hari menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga yang masih beraktivitas maupun yang sedang beristirahat di rumah.
Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, mengatakan bahwa patroli malam yang ditingkatkan merupakan langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan sebelum terjadi.
“Patroli malam terus kami tingkatkan sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai bentuk gangguan Kamtibmas, seperti aksi begal, pencurian, tawuran kelompok, maupun penyalahgunaan senjata tajam, busur panah dan ketapel. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Aipda Adil.

