Atasi Masalah Sampah, Andi Akmal Pasluddin Dan Kementerian LHK Gelar Bimtek Di Bone

Rusdy
Rusdy 285 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Kesempatan yang sama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone Dray Vibrianto mengatakan masalah yang dianggap sepele tapi dampaknya menjadi urgent dan tingkat konsumsi berbanding terbalik.

“Persampahan di Bone hanya mampu melayani tiga kecamatan dari 27 kecamatan, kalau fokus sampah diurus, APBD Bone habis untuk melayani 150 ribu jiwa,” jelasnya.

Selama sebelum dua tahun terakhir untuk penampungan sampah di passippo, yang tiap hari menerima 60 ton per hari, mengingat itu karena keterbatasan anggaran.

Sebenarnya penanganan selama kami bekerja, volume sampah tidak sama konsumsi sampah,tentunya menjadi kewajiban pemerintah membangun TPA dengan kapasitas 60 ton secara spesifik.

Sebagai contoh, kata Dray, sampah makanan bisa meledak dan bisa jadi bom waktu,untuk mengatasi solusi daur ulang sampah plastik yang bisa menjadi paving blok dan harus buat SNI yang merupakan sertifikasi daur ulang sampah yang merupakan PR kita bersama. (rur)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Bhabinkamtibmas Desa Tanra Tuo Laksanakan Sambang dan Kerja Bakti Bersama Warga
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!