PEDOMANRAKYAT, SINJAI - Komitmen memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Sinjai kembali diperlihatkan melalui rampungnya puluhan proyek irigasi yang tersebar di berbagai wilayah.
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang resmi menyerahkan hasil pekerjaan Program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 kepada Pemerintah Kabupaten Sinjai, Senin (25/5/2026).
Penyerahan hasil pekerjaan tersebut berlangsung di Kantor BBWS Pompengan Jeneberang dan diserahkan oleh Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air BBWS Pompengan Jeneberang Bayatuddin Tuasikal kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sinjai, H. Haris Achmad.
Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 sendiri merupakan program percepatan pembangunan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi guna mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Sinjai, H. Haris Achmad menjelaskan, program tersebut mencakup peningkatan daerah irigasi sebanyak 39 paket pekerjaan yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Sinjai.
“Paket pekerjaan ini tersebar di tujuh kecamatan, kecuali Kecamatan Pulau Sembilan dan Kecamatan Sinjai Utara,” ujarnya.
Menurutnya, dengan dilaksanakannya penyerahan hasil pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO) oleh pihak BBWS Pompengan Jeneberang, seluruh infrastruktur irigasi yang telah rampung kini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya para petani.
Ia berharap keberadaan jaringan irigasi yang telah ditingkatkan tersebut mampu memperlancar distribusi air ke lahan pertanian sehingga berdampak pada peningkatan hasil produksi pertanian masyarakat.
"Semoga jaringan irigasi ini dapat dipelihara dengan baik sehingga pemanfataannya dapat dinikmati dalam jangka panjang yang tentu berdampak positif pada produksi petani," jelasnya.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pertanian demi mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Sinjai. (Iz)

