Bulog Diminta Turun Tangan Beli Jagung Petani Karena Harga Anjlok

Irwan
Irwan 223 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Di Pinrang, lanjut Ilwan ada dua kecamatan penghasil jagung, yakni Kecamatan Batulappa dan Kecamataan Lembang.

“Di dua kecamatan ini luas lahan bisa mencapai 10 ribu hektar atau lebih kalau harga menguntungkan petani,” kata Ilwan Sugianto, politikus Partai Gerindra yang berlatar belakang wartawan.

Bulog Diminta Serap Jagung

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) panen raya jagung di Gorontalo (Senin, 22 April 2024) dan Sumbawa (Rabu, 22 April 2024).

Presiden mengaku senang karena produksi di lokasi mengalami peningkatan alias melimpah ruah.

Hanya saja, kata Jokowi, pihaknya meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk segera melakukan penyerapan hasil panen petani seperti jagung dan gabah, mengingat harga jagung di Gorontalo saat ini turun hingga Rp 4.000/kg.

Presiden berharap, produksi jagung mengalami kenaikan, namun harga juga bisa menyesuaikan sehingga tidak anjlok.

“Artinya kalau harganya sudah turun seperti itu, maka produksinya pasti melimpah. Dan kita harapkan produksinya naik, tetapi harganya juga meningkat, ini yang harus dilakukan pemerintah dengan mungkin pembelian-pembelian oleh Bulog,” ujar Presiden.

Di Sulsel, hampir semua kabupaten potensial ditanam jagung termasuk Jeneponto yang dianggap gersang.

Bila harga pembelian yang diterima petani menguntungkan, maka produksi jagung akan meningkat tajam. Apalagi sekarang banyak item bantuan yang dikucurkan pemerintah. (*)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Tiga Produsen Skincare Berbahaya Diserahkan ke Kejati Sulsel, Segera Disidangkan
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!