Lanjut Ardyansyah, tujuan saya datang baik-baik ingin bertemu dengan manager PT MPA untuk mempertanyakan tanggung jawab sosial perusahaan CSRnya ada beberapa point yang ingin saya pertanyakan, yaitu :
1. Peruntukan dana CSR perusahaan
2. Jalan yang dilalui mobil perusahaan setiap hari sangat berdebu di area pemukiman warga yang belum di aspal.
3. Pihak perusahaan mengutamakan para pekerja pribumi dan terutama posisi strategis diisi oleh penduduk pribumi karena sudah ke 3 kalinya pihak perusahaan dan masyarakat melakukan pertemuan pembahasan MOU, namum belum ada point yang terpenuhi.
“Kami sebagai penduduk pribumi seakan akan terasing di daerah sendiri,” bebernya.
Ardiyansyah selaku mantan Ketua Ipma-Lutim Komisariat Burau meminta teman-teman mahasiswa Luwu Raya secara umum dan terkhusus mahasiswa Luwu Timur beserta mahasiswa Burau lebih memperhatikan keberadaan perusahaan yang ada di daerah.(Hdr)

