Kakanwil dan Kabid PHU Kemenag Sulsel Pesankan ini ke JCH Kabupaten Luwu

James
James 253 Pembaca
4 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Muhammad Jufri juga memaparkan, Jemaah Calon Haji Kabupaten Luwu tergabung dalam Kloter 4 bersama Kabupaten Pinrang, Kabupaten Barru dan Kota Makassar, serta dijadwalkan meninggalkan Kabupaten Luwu tanggal 19 Juni 2022, dan diberangkatkan ke tanah suci tanggal 20 Juni 2022 melalui Embarkasi Haji Makassar.

Sementara itu, dalam penyampaian arahan dan materinya, Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Khaeroni dihadapan 124 Jemaah Calon Haji asal Kabupaten Luwu, berpesan kepada jemaah, diantaranya, Pertama, Khaeroni mengajak para Dhuyufurrahman untuk kembali menata niat.

“Di tata kembali niatnya ke tanah suci ini untuk beribadah, untuk melaksanakan rukun islam yang kelima. Menyempurnakan keislaman kita. Niat kita ke tanah suci ini ibadah. Tidak ada yang lain-lain,” ujar Kakanwil.

Kedua, Kakanwil mewanti-wanti jemaah haji untuk menjaga kesehatan karena cuaca panas di Saudi. “Saya berharap bapak/ibu sekalian menjaga kesehatan. Sering-sering minum air putih, vitamin jangan lupa diminum,” imbuhnya.

Ketiga, Khaeroni mengimbau jemaah untuk membatasi kegiatan di luar ibadah. “Hanya lakukan kegiatan ibadah. Dan kegiatan di luar ibadah, seperlunya. Saya berharap ini benar-benar diperhatikan bapak/ibu sekalian, agar selama pelaksanaan ibadah haji bisa berjalan lancar, dan (bisa) melaksanakan semua syarat dan rukun haji,” tegasnya.

Sementara Kepala Bidang PHU Kanwil, H. Ikbal Ismail menyampaikan agar para Dhuyufurrahman tidak segan-segan untuk bertanya kepada petugas bila mengalami kendala selama pelaksanaan ibadah haji.

“Jangan segan-segan bertanya kepada petugas bila mengalami kendala. Karena Kementerian Agama sudah menugaskan banyak sekali petugas di sana untuk membantu bapak/ibu sekalian,” ungkapnya.

Petugas yang disiapkan, lanjut Ikbal, meliputi pendamping kloter dan petugas yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji, tiap kloter disertai empat orang petugas yang terdiri dari satu orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), satu orang Tim Pembimbing Ibadah haji Indonesia (TPIHI), serta dua orang Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

Baca juga :  Sekolah di Sinjai Terima Sertifikat Akreditasi Perpustakaan

“Semua ini disiapkan untuk membantu para jemaah dalam pelaksanaan ibadah agar lancar,” jelas Kabid PHU.

“Terakhir, mari bersama-sama berdoa agar Ibadah Haji kita diterima oleh Allah SWT. Sepulangnya kita dari Ibadah Haji ini dapat menjadi Haji dan Hajjah mabrur/mabrurah,” tutup Mantan Kepala UPT Asrama haji Sudiang Makassar ini. (*/Hdr)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!