Cuaca ekstrem seharusnya menjadi alarm bagi PLN untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur kelistrikan.
Pembenahan kabel-kabel lama, penataan ulang jaringan yang semrawut, serta penguatan tiang dan isolator mestinya berjalan seiring dengan perawatan lingkungan. Bukan sebaliknya—pohon habis, kabel tetap bermasalah.
Di tengah perubahan iklim yang nyata, pendekatan reaktif tak lagi cukup. Masyarakat berharap PLN hadir dengan kebijakan yang lebih adil dan berkelanjutan: menjaga keandalan listrik tanpa mengorbankan keselamatan dan lingkungan.
Sebab ketika badai datang, yang dibutuhkan bukan sekadar gergaji mesin, melainkan keberanian untuk membenahi akar persoalan. Pohon boleh tumbang, tapi tanggung jawab tak seharusnya ikut rebah. ( Ardhy M Basir )

