Ketua BAZNAS Kota Bontang Berkunjung ke Baznas Kota Makassar

James
James 295 Pembaca
5 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Menjawab tantangan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Makassar, HM. Ashar Tamanggong, didampingi Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Ahmad Taslim, dan Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan H.Jurlan Em Saho’as, serta Kepala Bidang I, II, III, dan IV (H.Arifuddin, Ahmad Gunawan, Badal Awan, dan Nabil Salim) mengaku kepencut, atau tertarik dengan program BAZNAS Kota Bontang.

“BAZNAS Makassar siap menerima tantangan BAZNAS Bontang. Karena, sejak dilantik oleh Bapak Walikota Makassar (Moh. Ramdhan Pomanto), pada Mei 2021 lalu, kami meyakini diri akan berbuat yang terbaik bagi. Kerja kami tidak setengah-setengah. Kami akan melakukan apa saja demi kemaslahatan ummat dan keummatan di kota ini. Apalagi, potensi zakat di Makassar ini sekitar Rp 2 triliun. Maka sekalipun kami berguru ke BAZNAS lainnya di tanah air, termasuk ke Bontang, maka kami akan siap melakukan itu,” tegas ATM sapaan akrab pria Makassar, kelahiran Takalar ini.

Dihadapan rekannya dari BAZNAS Kota Bontang, ATM juga menjelaskan berbagai program unggulan lembaga pemerintah nonstruktural yang beralamat di Jalan Teduh Bersinar, Kecamatan Rappocini tersebut.

Salah satunya Gerakan Cinta Zakat (GCZ). GCZ ini, selain mendorong partisipasi masyarakat meningkatkan zakat, infak, dan sedekah, juga memastikan penyaluran yang tepat sasaran, atau betul-betul sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Termasuk menyalurkan bantuan bulanan kepada mustahik (orang yang berhak menerima zakat) se Makassar. Nilai nominal sebulan, puluhan juta ruiah. Setiap jumat, memberikan bantuan bahan makanan bagi pemulung yang berada di emperan jalanan, dan emperan toko. Khitanan bagi 1.000 anak dari keluarga kurang mampu — tahun 2021 lalu 500 orang.

Ada pula program BBM, atau BAZNAS Bersih Masjid. Kegiatan ini dilakukan setiap akhir pekan (Sabtu-Ahad) dari masjid-masjid di seluruh Makassar.

Baca juga :  Kepala SDN Balang Baru 1: Hari Pertama Sekolah Diawali Perkenalan

Untuk mensukseskan kegiatan ini, BAZNAS melakukan kerjasama dengan penyuluh agama, termasuk Dewan Masjid Indonesia, NU, dan nantinya juga dengan pemuda Muhammadiyah.
Di bidang pendidikan, memberikan bea siswa kepada siswa berprestasi, tetapi kurang mampu. Setidaknya 1.000 orang penerima, mulai dari SD, SMP, SMA/MAN, santri, hingga mahasiswa S1.

Termasuk, memberikan bantuan modal kepada UMKM. Bantuan modal ini berkisar mulai Rp 3 juta hingga Rp 10 juta. Para penerima akan dibimbing bagaimana cara mengelola atau memenej bisnis, sehingga bisa menjadi pedagang tangguh, sehingga ke depan, nantinya mereka bisa menjadi Muzakki.

Pernyataan senada dikemukakan Ahmad Tamsil dan H.Jurlan Em Sahoas. (din pattisahusiwa)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!