Menyoroti Situasi Indonesia, Ini Pesan Khusus Ulama Kharismatik KH Suyuti Toha

Ramzy
Ramzy 3 Pembaca
5 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, YOGYAKARTA – Di Media Corner Avocado, alun-alun selatan Yogyakarta suasananya berbeda pada Minggu (30/05/2026) sore. Setidaknya 30 orang hadir di rumah yang berbentuk joglo tersebut. Anggota rombongan hampir seluruhnya berpeci dan berpakaian rapi dengan dominasi warna putih dan hitam. Rombongan ini baru saja melakukan ziarah kebangsaan ke pusara Panglima Besar Jenderal Sudirman di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara, Yogyakarta.

Mereka adalah rombongan Jamaah Dzikir Nurul Wathon (Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Al-Hambalangi Wal Khitthoh Indonesia). Jamaah Dzikir ini sebuah majelis dzikir dan yayasan keagamaan di Indonesia yang berfokus pada kegiatan istighotsah, dzikir untuk keselamatan bangsa, dan syiar Islam. Majelis ini sering kali menggelar acara dzikir dan doa bersama secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran mereka ini dipimpin oleh Dewan Pembina Jamaah Dzikir Nurul Wathon, Mayjen TNI (Purn) Herianto Syahputra.

Yang membuat pemandangan di Media Corner Avocado ini sangat menarik perhatian adalah hadirnya di tengah-tengah mereka, ulama kharismatik dan sekaligus pendiri Nurul Wathon, KH Fathulloh Suyuti Toha. Ia juga pengasuh Pondok Pesantren Mansyaul Huda, Banyuwangi.

“Ini merupakan kejutan besar namun membahagiakan. Saya tidak pernah menduga kyai besar kharismatik akan hadir di rumah saya. Saya merasa terhormat dan sekaligus tersanjung. Ini anugerah sangat besar bagi saya,“ ujar AM Putut Prabantoro, alumnus PPSA XXI dan mantan pengajar (Taprof) Bidang Ideologi, Lemhannas RI.

Putut Prabantoro adalah pegiat kebangsaan lintas agama dan perdamaian. Karena aktivitasnya itu, Pendiri dan Penasihat Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) tersebut sudah beberapa kali bertemu dengan Paus Fransiskus dan Paus Leo XIV.

Perkenalan antara Putut Prabantoro dan KH Suyuti Toha dijembatani Herianto Syahputra, yang juga alumnus PPSA XXI, Lemhannas RI. Pertemuan tersebut sejak awal sarat dengan penuh nilai dan kekeluargaan. Dan kebahagiaan semakin tak terbendung, ketika diketahui bahwa keduanya memiliki sahabat dekat yang sama yakni Rm. Fadjar Tedjo Soekarno Pr. Pada saat itu juga, mereka bertiga terlibat dalam video call bersama.

Baca juga :  Kajari Minahasa Audiensi Bersama Pegiat Anti Korupsi. Beberapa Poin Jadi Atensi

Rm Fadjar adalah Pastor Paroki Gereja Katolik St. Paulus Kraksaan, Probolinggo. Romo ini membuat heboh Indonesia pada 21 Agustus 2024, ketika memasangkan penutup kepala udeng Bayuwangi ke kepala Paus Fransiskus saat beraudiensi di Vatikan bersama organisasi-organisasi pemuda lintas agama.

Para anggota rombongan yang hadir di Media Corner, Avocado itu berasal dari berbagai kota di Indonesia. Mereka adalah Sandi Suwardi Hasan (Dirut LAZ, Lembaga Amil Zakat Nasional Gerak Kita Indonesia / Gerakin), Prof. Dr. KGPH. H. Muhammad Kurnia Hasanudin, SE, MA dari Keraton Surakarta, Sekretaris DPW DKI Jakarta Arif Prasetyo, H Ramadhan Gatot Sietikno dari Dewan Mesjid Sleman, Yogyakarta, Habib Jafar dari Jakarta, Syech Yusuf dari Malang dan lainnya.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!