PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Semangat juang atlet muda kembali terlihat dalam ajang Kejuaraan Nasional Pencak Silat “Celebes Silat Championship 2026”. Atlet Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang Partam-Maccis, Izzatul Qadr Ramadhan, berhasil mempersembahkan medali perunggu setelah tampil impresif pada babak semifinal kategori Pra Remaja usia 11–14 tahun.
Kejuaraan yang berlangsung di GOR Sudiang, Makassar, pada 8–10 Mei 2026 itu diikuti sekitar seribuan pesilat dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang tersebut menjadi wadah bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengasah mental bertanding di level nasional.
Meski belum berhasil memenuhi target medali emas, Izzatul tetap menunjukkan sportivitas dan mental juara. Siswa kelas VII.V SMP Negeri 3 Makassar yang akrab disapa Iqra itu mengaku tetap bersyukur atas pencapaian yang diraihnya.
“Inilah hasil terbaik yang bisa saya berikan. Saya memang berharap dapat menyumbangkan medali emas untuk Perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah Cabang Partam-Maccis. Namun, saya tetap bersyukur dan akan menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk berlatih lebih keras lagi,” ujarnya, Minggu (10/5/2026).
Putra pertama pasangan Muh. Thalib Ramadhan (Ramzi) dan Germalia Ramli tersebut mengatakan, keikutsertaannya dalam turnamen nasional itu bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan juga proses pembelajaran untuk membangun disiplin, mental bertanding, dan semangat pantang menyerah.
“Saya senang bisa tampil di kejuaraan ini. Walaupun belum sesuai target, turnamen ini menjadi pelajaran berharga agar saya dapat terus meningkatkan kemampuan dan berlatih lebih maksimal ke depannya,” katanya penuh semangat.
Prestasi yang diraih Iqra tidak lepas dari dukungan para pelatih, keluarga, dan lingkungan sekolah yang terus memberikan motivasi. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada para pelatih Tapak Suci Partam-Maccis yang telah membimbing para atlet dengan penuh kedisiplinan dan dedikasi.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada orang tua, keluarga besar, serta para guru di SMP Negeri 3 Makassar, khususnya wali kelas VII.V, Sudarmin Zainuddin, S.Sos., yang terus memberikan dukungan moral selama mengikuti kejuaraan.


