Munafri Tekankan Profesionalisme Seleksi Paskibraka Nasional

Ramzy
Ramzy 104 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan pentingnya profesionalisme dan objektivitas dalam seluruh tahapan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 saat menerima audiensi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Makassar bersama calon anggota Paskibraka tingkat nasional di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Selasa (2/6/2026).

Menurut Munafri, Pemerintah Kota Makassar hanya bertugas memberikan dukungan dan mengirimkan putra-putri terbaik yang telah lolos melalui mekanisme seleksi yang berlaku. Adapun hasil akhir sepenuhnya menjadi kewenangan tim penilai.

“Pemerintah Kota memberikan kesempatan dan dukungan kepada siswa-siswi terbaik dari Makassar. Soal hasil akhir, semuanya diserahkan kepada tim penilai sesuai aturan yang berlaku,” ujar Munafri.

Audiensi tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemberian motivasi kepada para delegasi Kota Makassar yang mengikuti seleksi tingkat nasional. Hadir dalam pertemuan itu sejumlah siswa perwakilan Pemerintah Kota Makassar, yakni Cathlyn Yvaine Lesmana dari SMA Cerdas Bangsa Makassar, Meivylicha Putri Purelia Kamal dari SMAN 3 Makassar, Muhammad Farid Alfarabi E dari SMAN 5 Makassar, Abdul Rahim Ramadhan dari SMAN 21 Makassar, serta Ghaisan Putra Asrul dari MAN 2 Makassar.

Munafri mengatakan, seluruh peserta yang dikirim telah melalui tahapan seleksi secara terbuka dan profesional. Karena itu, dirinya mengaku tidak pernah melakukan intervensi ataupun komunikasi dengan pihak penyelenggara terkait peserta asal Kota Makassar.

“Saya ingin anak-anak ini mendapatkan kesempatan berdasarkan kemampuan, hasil latihan, kedisiplinan, dan kerja keras mereka sendiri. Jika terpilih, itu merupakan buah perjuangan mereka,” katanya.

Ia juga memastikan, peserta yang dikirim ke tingkat provinsi merupakan hasil seleksi murni tanpa adanya titipan maupun perlakuan khusus.

“Profesionalisme harus menjadi landasan utama dalam seluruh tahapan proses ini,” ujarnya menegaskan.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Pihakketigakan Pembuatan Profil Desa, 40 Kepala Lembang Diperiksa Kejaksaan Toraja Utara
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!