Pemberitaan Tidak Berimbang Sangat Mencederai Nilai Luhur Profesi Jurnalistik

Zainal
Zainal 285 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, GOWA – Berbagai berita yang hanya menyudutkan pejabat pemerintahan di Kabupaten Gowa, membuat dari berbagai pemerhati dunia jurnalistik memberikan tanggapan.

Koordinator Daerah Sulawesi Lembaga Investigasi Negara Syarifuddin, ST yang katanya telah membaca berita dari berbagai media mengungkapkan tanggapannya.

Dimana beritanya seragam dan tendensius memojokkan seorang oknum pejabat kecamatan, namun sayangnya pemberitaan tersebut tidak menghargai profesi jurnalistik.

“Dimana seorang wartawan profesional, harus melakukan konfirmasi kepada semua pihak yang akan merasakan dampak kerugian atas pemberitaan tersebut,” ucapnya.

Menjamurnya media online dan gampangnya mendirikan tanpa adanya pemahaman pendiri portal website online apa saja fungsi dari tugas seorang jurnalistik.

Sebagaimana banyak media online yang memberitakan tentang permasalahan hukum yang terjadi di suatu wilayah. Media tersebut hanya tahu memberitakan sepihak dan tidak ada niat ataupun upaya melakukan konfirmasi maupun klarifikasi tentang berita yang diterbitkan tersebut.

Apakah beritanya sudah memenuhi unsur 5W + 1H sebagai pedoman seorang wartawan menghasilkan karya tulisnya yang baik dan benar.

Menurut Kordinator Sulawesi LIN, berita yang terbit dengan gaya tulisan seperti itu, semua sudah pasti menduga, jika wartawan atau media tersebut mendapatkan bayaran mahal untuk memberitakan berita miring tersebut.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Mentan Amran Sebut Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah, Bukti Nyata Kolaborasi dan Kepemimpinan Presiden Prabowo
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!