Selanjutnya, kata Bobby Nasution, terkait program pengadaan rumah untuk pekerja perlu ada program khusus jika itu menjadi ranahnya Pemprov Sumut. Mengingat untuk kebijakan subsidi dari program 3 Juta rumah, adanya di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, sehingga jika dilakukan bisa jadi temuan anggaran ganda (double).
“Nanti kita tanya ke kejaksaan, apakah boleh double subsidi atau ada program khusus dari Bank Sumut untuk membuat program tersebut. Seperti biasa, nanti cicilannya bisa dibayarkan oleh Pemprov. Jadi kita harus duduk lagi bersama serikat. Agar buruh tak lagi hanya menyewa saja, tetapi memiliki aset,” ungkap Gubernur.
Selain itu, Gubernur juga menyoroti soal pengawasan yang pada kesempatan sebelumnya ada permintaan untuk menambah anggarannya. Karena sejalan dengan fungsi pembinaan dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sumut. Termasuk juga penambahan para Pengawas Tenaga Kerja yang jika dibandingkan antara perusahaan dengan petugasnya, sangat kurang.
“Selamat hari buruh internasional, kami apresiasi apa yang dilakukan teman-teman seperti yang dilakukan Pak Presiden. Ini sejarah untuk Indonesia, 1 Mei 2026 kegiatannya terpusat di Monas. Dan mudah-mudahan dari peringatan ini, pemaknaan kegiatan May Day tahun ini bisa kita jalankan. Semoga menjadi buruh yang sejahtera dan penyelamat sekaligus tulang punggung ekonomi Sumut,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia May Day Elfianti Tanjung mengharapkan pernyataan sikap yang disampaikan para buruh hendaknya dikabulkan oleh pemerintah. “Karena terus terang buruh dan pekerja ini adalah barometer Sumatera Utara. Jadi jangan diabaikan oleh pemerintah, karena kami juga pendukung. Tanpa ada kami ini Sumatera Utara ini tidak akan bisa apa-apa,” sebut Elfianti.
Disebutkan Elfianti, selama ini Undang-Undang itu tidak pernah berpihak kepada pekerja dan buruh. Apalagi masalah outsourching kami minta kepada Gubsu agar dihapuskan.
Kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional itu turut ditandai dengan pemotongan tumpeng, pemberian hadiah bagi pemenang luckydraw berupa sepeda motor, sepeda, dan lainnya.
Bahkan, Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto turut menyumbangkan hadiah sepedamotor.
Pelaksanaan peringatan Hari Buruh Internasional 2026 berjalan kondusif. Ratusan personel dari Poldasu, Polrestabes Medan terlihat mengamankan kegiatan tersebut. Dalam momen tersebut, Gubernur dan Kapolda Sumut mendapatkan plakat penghargaan dari SP/SB Sumut. Plakat penghargaan juga diberikan kepada Wadir Intelkam Polda Sumut, AKBP Jonson Marudut Hasibuan dan PS Panit V Subbdit III, Ipda Lamhot Situmorang. (Tim)

