Sebelumnya, Ketua Umum LPPD Sulsel Pdt. Adrie Oktovianus Massie dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pj. Gubernur yang telah berkenan melantik pengurus LPPD Sulsel periode 2024–2029.
“Kami sungguh-sungguh menaikkan ucapan terima kasih kami kepada bapak Pj yang dalam kesibukannya meluangkan waktu untuk melantik pengurus LPPD Sulsel. Ini pertama kali pengurus LPPD Sulsel dilantik langsung oleh Gubernur,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa dalam Kristen, nyanyian dan musik adalah fondasi. “Tanpa lagu, tanpa paduan suara, tanpa nyanyian dan musik, ibadah di Gereja itu seolah-olah hambar,” katanya.
Untuk itu, tutur Pdt. Adrie, dengan dilantiknya pengurus LPPD kali ini, diharapkan semakin menumbuhkan perhatian dan kepedulian pengurus terhadap pengembangan pesta paduan suara gerejawi di Sulsel.
Selain itu, Pdt. Adrie juga mengungkapkan ditiadakannya Pesparawi tingkat kabupaten/kota sebagaimana tahun-tahun sebelumnya karena pertimbangan waktu dan anggaran.
“Waktunya sangat kasip, jadi untuk 12 cabang lomba yang akan kita ikuti di Papua Barat, akan diwakili oleh peserta dari Kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara, Palopo, Luwu Timur dan Kota Makassar,” tandasnya.
Terpisah, Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Sulsel, Marlin Naray mengatakan, LPPD memiliki peran strategis dalam mengembangkan nilai-nilai spiritual melalui event Pesparawi. Dia pun menaruh harapan besar pada pengurus LPPD yang baru saja dilantik dapat membawa Sulsel mengukir prestasi yang membanggakan di Papua Barat tahun depan.
“Melihat komposisi kepengurusan LPPD periode 2024-2029, saya berharap kepengurusan yang baru dapat membawa Sulsel mengukir prestasi yang membanggakan di Papua Barat tahun depan,” ucapnya usai acara pelantikan. (hmskmg)

