PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Anggota Senat Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang juga panitia pemilihan dekan, Dr. Wahyudin, S.Pd., M.Pd, mengemukakan, tahapan awal Pemilihan Dekan (Pildek) FIKK UNM periode 2026–2030 telah rampung dilaksanakan dengan melalui sejumlah agenda utama.
Dijelaskan, proses tersebut diawali dengan pemaparan visi, misi, serta program kerja oleh tujuh bakal calon dekan yang turut berkontestasi dalam pildek.
Menurutnya, seluruh kandidat diberikan kesempatan yang sama untuk menyampaikan gagasan serta rencana strategis dalam memajukan fakultas ke depan.
Sebelum memasuki waktu istirahat, salat, dan makan, kata dia, para calon dekan terlebih dahulu diuji kapasitas serta kapabilitasnya melalui sesi tanya jawab. Dalam sesi ini, berbagai pertanyaan dan masukan disampaikan oleh sejumlah unsur pemangku kepentingan di lingkup FIKK UNM.
Ia menyebutkan, pertanyaan berasal dari guru besar, perwakilan anggota senat, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa.
Setelah jeda, lanjutnya, sekitar pukul 14.00 WITA, proses pemilihan tahap pertama dilaksanakan dengan menghadirkan ketujuh calon dekan.
Hasilnya, dari tujuh kandidat tersebut, hanya tiga yang memperoleh suara. Perolehan suara terbanyak diraih nomor urut 2, Dr. Andi Atssam Mappanyukki, S.Or., M.Kes dengan 18 suara. Disusul Prof. Dr. Juhanis, M.Pd dengan 10 suara, serta Dr. Muh. Adnan Hudain, M.Pd yang memperoleh satu suara. Sementara kandidat lainnya tidak memperoleh suara.

