Sebanyak 150 helm dibagikan, yang merupakan dukungan dari pihak swasta. Polisi juga menyoroti masih banyaknya pelanggaran, khususnya oleh pengendara di bawah umur.
Untuk menciptakan suasana humanis, petugas menghadirkan badut agar anak-anak tidak merasa takut saat diberikan edukasi.
Salah satu warga, Riska, mengaku senang atas helm gratis yang diterimanya. “Alhamdulillah, ini jadi pengingat untuk selalu pakai helm,” ucapnya.
Program ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan berkendara adalah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. (Bara)

