Sehari yang Abadi: Renungan atas Kepergian M. Harris Junior

Ramzy
Ramzy 1.1k Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Oleh : Ardhy M Basir

Ada kabar yang tak pernah benar-benar siap kita terima: tentang kelahiran yang seharusnya membawa harapan panjang, namun justru beriringan dengan perpisahan.

M. Harris Junior Bin Harris Arthur Hedar lahir pada 7 April 2026.

Di hari yang sama, ia wafat.
Sehari—barangkali terdengar begitu singkat bagi manusia. Namun dalam kehendak Allah, tidak ada yang benar-benar sia-sia. Tidak ada waktu yang terlalu cepat atau terlalu lambat. Semuanya tepat, sesuai dengan takdir yang telah ditetapkan.

Harris Junior datang dalam kesunyian yang suci, dan kembali dalam kesunyian yang sama. Ia belum sempat mengenal dunia—belum sempat melihat terang pagi, belum sempat merasakan hangatnya waktu yang panjang bersama orang-orang yang mencintainya.

Namun Allah lebih dulu memanggilnya.

“Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn.”
Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya kita kembali.

Kalimat itu kini bukan sekadar ucapan. Ia menjelma menjadi penguat yang harus dipeluk erat oleh hati yang sedang kehilangan.

Dalam ajaran Islam, kepergian seorang anak dalam keadaan suci bukanlah akhir yang menyedihkan semata. Ia justru membawa kabar tentang kemuliaan. Anak-anak yang wafat sebelum baligh diyakini berada dalam lindungan rahmat Allah, terbebas dari dosa, dan kelak menjadi penolong bagi kedua orang tuanya di akhirat.

Sebuah hadis menyebutkan bahwa mereka akan menunggu di pintu surga—enggan masuk hingga orang tuanya menyusul, lalu menggandengnya menuju keabadian.

Di titik inilah, duka menemukan maknanya.

Bahwa kehilangan ini bukan hanya tentang air mata, tetapi juga tentang harapan. Harapan akan pertemuan kembali di tempat yang tidak lagi mengenal perpisahan.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Dirjen Bina Bangda : Perpustakaan Daerah Harus Mampu Bertransformasi Ikuti Perkembangan Teknologi
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!