Senada dengan itu, KBO Resnarkoba Polres Gowa, IPDA Hamsir, Amd.Kep, SH, selaku pembimbing, menitikberatkan pada aspek kecermatan. Ia meminta para serdik untuk tidak bekerja secara mekanis, melainkan harus memiliki ketajaman dalam melihat setiap detail perkara.
“Peserta tidak hanya mengejar standar kelulusan, tapi wajib memahami anatomi perkara secara menyeluruh. Di dunia hukum, ketelitian adalah kunci; satu kesalahan kecil bisa meruntuhkan seluruh konstruksi kasus,” jelas IPDA Hamsir.
Program DIKBANGSPES 2026 ini berlangsung marathon selama sebulan penuh di berbagai Polres jajaran Polda Sulawesi Selatan, dengan pembagian kelas yang diatur ketat oleh Direktorat terkait guna memastikan distribusi ilmu yang merata.
Lewat gemblengan ini, Polres Gowa kembali mempertegas komitmennya untuk melahirkan personel Polri yang tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga memiliki integritas tinggi. Tujuannya satu: siap menghadapi kompleksitas tindak pidana narkotika yang kian menantang di wilayah hukum masing-masing. (restu)

