Terkait Tarif PBB-P2, Pemkab dan DPRD Pinrang Gelar RDP Bersama KOMPI

Zainal
Zainal 300 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Menaggapi hal itu, Bupati Pinrang, Irwan Hamid mengatakan, penyesuaian tarif PBB-P2 ini dilakukan dengan kajian yang matang, didasari regulasi serta rekomendasi dari BPK dan KPK. Di mana, rekomendasi itu menekankan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Irwan juga mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat yang tergabung dalam KOMPI, dalam mengawal kebijakan daerah.

“Kami mengapresiasi peran masyarakat dalam memberikan masukan dan mengawal kebijakan ini. Namun perlu dipahami, penyesuaian ini bukan tanpa dasar, tetapi hasil kajian dan rekomendasi resmi. Karena itu, kami tetap membuka ruang diskusi bersama, termasuk menggali potensi PAD lain di luar sektor PBB-P2,” kata Bupati Irwan.

Bupati Irwan juga mengusulkan untuk membentuk tim khusus yang melibatkan perwakilan masyarakat guna membahas lebih lanjut arah kebijakan peningkatan PAD Pinrang.

Sementara Wabup Sudirman menyebut bahwa peningkatan PAD harus terus diperkuat dalam menopang pembangunan di berbagai sektor pelayanan publik.

“Hasil kolektif dari PBB-P2 adalah modal besar bagi pemerintah untuk membenahi infrastruktur dan fasilitas umum seperti jalan, jembatan, hingga sarana pelayanan publik lainnya. Pada akhirnya, manfaatnya akan kembali untuk masyarakat Pinrang,” sebutnya. (busrah)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Disdik Sulsel Cabut WFA, ASN Wajib Kembali ke Kantor
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!