PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Mantan Dirreskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol. Dedi Supriyadi, S.I.K., menegaskan Direktorat Reserse Kriminal Khusus harus menjadi penjaga urat nadi perekonomian Indonesia Timur, mengingat Sulawesi Selatan merupakan barometer sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi kawasan ini.
Penegasan tersebut disampaikannya usai melaksanakan serah terima jabatan pada Jumat (20/02/2026) lalu, menandai berakhirnya masa tugasnya sebagai Dirreskrimsus di Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.
Menurut Dedi, karakteristik Sulawesi Selatan memiliki kekhasan tersendiri dibanding daerah lain. Jika wilayah lain relatif sama, maka di Sulsel sektor perekonomian, inflasi dan pangan sangat sentral sehingga membutuhkan kebijakan khusus serta penguatan pengawasan.
Selama masa jabatannya, kata dia, berbagai perkara berhasil dituntaskan, mulai dari kasus tindak pidana korupsi hingga kejahatan siber yang trennya terus meningkat. Di sisi lain, pengendalian dan pengecekan pangan serta inflasi turut menjadi perhatian utama.
Ia menyebutkan, Sulawesi Selatan tercatat sebagai daerah dengan capaian tertinggi cadangan beras pemerintah. Untuk komoditas daging, telur serta stok daging ayam juga berada pada posisi teratas secara nasional. Kondisi tersebut berdampak pada harga kebutuhan pokok yang relatif terjaga.

