Elizabeth menegaskan bahwa program DASHAT merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi keluarga, khususnya pada periode 1.000 hari pertama kehidupan.
“Melalui DASHAT, kami ingin memastikan bahwa keluarga, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu dengan baduta, memahami pentingnya asupan gizi seimbang. Ini bukan hanya soal makanan, tetapi juga pola pengasuhan dan kebiasaan hidup sehat,” ujar Elizabeth.
Ia juga mengimbau kepada seluruh sasaran program agar lebih aktif memanfaatkan kegiatan yang difasilitasi pemerintah dan TP PKK.
“Kami mengajak para ibu untuk rutin memeriksakan kesehatan ke posyandu, memperhatikan pola makan yang bergizi, serta memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah didapat. Pencegahan stunting dimulai dari keluarga, dari dapur kita sendiri,” katanya.
Program DASHAT menjadi bagian dari strategi nasional dalam menekan angka stunting melalui pendekatan berbasis keluarga dan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah daerah bersama TP PKK diharapkan terus bersinergi agar upaya ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas generasi mendatang di Luwu Timur. (#)

