Ketua MDM Sinjai, Ustadz Munawwirul Alma Arif, meminta agar praktik yang diduga menyimpang tersebut segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
“Kami meminta otoritas keagamaan untuk segera melakukan peninjauan. Jika benar terdapat penyalahgunaan simbol atau gerakan salat dalam praktik ritual, maka perlu ada langkah tegas untuk menjaga ketertiban dan menghindari keresahan di masyarakat,” ujarnya kepada media, Selasa (31/03/2026).
Ia juga mengingatkan bahwa praktik pengobatan atau ritual yang mencampurkan unsur ibadah tanpa dasar yang jelas dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.
“Hal-hal seperti ini berpotensi menyesatkan jika dibiarkan. Oleh karena itu, perlu ada penanganan serius agar tidak berkembang dan meresahkan masyarakat,” tambahnya.
Hingga saat ini, video tersebut masih ramai diperbincangkan di media sosial, sementara masyarakat menunggu respons resmi dari pihak terkait atas polemik yang terjadi. (iz)

