Tidak Ada Kata Tua Untuk Belajar

Tanggal:

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Oleh : H Hasaruddin, Guru Besar UIN Alauddin Makassar

Pada awalnya, al-Sakaki merupakan salah seorang pandai besi andal yang hasil karyanya dikagumi dan diakui banyak orang. Suatu hari al-Sakaki membuat sebuah tempat tinta mungil dari besi, lalu diberi penutup yang cukup indah untuk dihadiahkan kepada sang Raja.

Sang Raja sangat mengagumi hadiah yang diserahkan oleh al-Sakaki, namun tidak memberi rasa simpati kepada al-Sakaki atas karya yang telah dibuatnya.

Pada saat bersamaan, seseorang masuk ke tempat al-Sakaki dan raja berada. Lelaki yang baru masuk tersebut disambut hangat oleh sang raja, bahkan Dia bangkit dari tempat duduknya menyambut lelaki yang baru saja masuk tadi.

Al-Sakaki bergumam dalam hati, kenapa raja menghargai lelaki yang baru saja datang, sementara dirinya agak diabaikan. Usut punya usut, ternyata lelaki yang disambut oleh sang raja adalah salah seorang cerdik pandai yang hidup pada masa itu.

Melihat realitas tersebut, al-Sakaki berbisik dalam hati, andai saja saya seorang ulama, maka saya akan dihargai dan dihormati oleh orang lain, termasuk sang raja.

Tidak lama berselang, al-Sakaki mohon diri, dan bertekad ingin mencari guru yang bisa mengajari ilmu pengetahuan, padahal usianya pada saat itu telah mencapai tiga puluh tahun.

Setelah lama berpetualang, al-Sakaki kemudian menemukan seseorang untuk mempelajari ilmu pengetahuan. Sayangnya, sang guru berkata kepada al-Sakaki, “Wahai al-Sakaki, saat ini sepertinya anda sudah berada pada usia yang tidak perlu lagi untuk belajar. Usia anda sudah tiga puluh tahun dan anda baru ingin belajar. Nampaknya, otak anda sudah tidak mendukung untuk memperoleh dan menerima pembelajaran.”

Walau sang guru berkata demikian, namun ia juga memberi beberapa kalimat untuk dihafal oleh al-Sakaki. Sang guru memberi kalimat, “Kulit anjing menjadi suci dengan cara disamak.” Kalimat ini diulangi beberapa kali untuk dihafal dengan baik oleh al-Sakaki.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Digagas Dinas Perikanan, Pj. Bupati Sinjai Pantau Bazar Ikan Segar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Massa Teriakkan Revolusi, Dua Gedung DPRD di Makassar Dibakar

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Gelombang kemarahan massa di Kota Makassar pada Jumat malam (29/8/2025) mencapai titik puncak. Dua gedung...

Solidaritas Driver, Ojol Makassar Nyalakan 1.000 Lilin untuk Almarhum Affan Kurniawan

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Makassar menggelar aksi solidaritas dengan menyalakan 1.000 lilin...

Ratusan Demonstran Bakar Kantor DPRD Makassar dan Puluhan Kendaraan

PEDOMAN RAKYAT - MAKASSAR . Ratusan massa dalam aksi unjuk rasa membakar Gedung DPRD Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel)...

Tim Resmob Polres Soppeng Ringkus Lelaki E Warga Ajangale Bone

PEDOMANRAKYAT,SOPPENG - Tim Resmob Polres Soppeng dipimpin Aiptu Inra Watman Kaur Mintu Sat Reskrim berhasil meringkus dan nmengamankan...