PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Riuh tepuk tangan dan semangat kebersamaan mewarnai pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Kota Makassar di Lapangan Tenis Indoor BBGTK Sulawesi Selatan, Minggu (1/2/2026). Di tengah atmosfer kompetisi yang hangat namun penuh persaudaraan, Sekretaris Umum PGRI Sulsel, Dr. Abdi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan pesan yang bukan sekadar motivasi, tetapi juga arah perjuangan.
Mewakili Ketua PGRI Sulsel, Dr. Abdi hadir langsung memberi suntikan semangat kepada para peserta—para guru yang untuk sesaat meninggalkan rutinitas kelas demi berlaga di arena olahraga dan seni. Baginya, Porsenijar bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang menjaga marwah prestasi sekaligus memperkuat ikatan kekeluargaan.
“Saya harap PGRI Kota Makassar harus mempertahankan juara umum di Porsenijar PGRI Sulsel di Sidrap nanti,” ujarnya optimistis.
Makassar memang datang dengan modal prestasi. Pada Porseni sebelumnya di Soppeng, kontingen ini sukses meraih gelar juara umum. Namun bagi Dr. Abdi, mempertahankan gelar bukan perkara euforia semata.
Dibutuhkan persiapan matang, seleksi ketat, serta perhatian pada kondisi fisik dan mental peserta.
Ia menekankan bahwa pencarian talenta tak boleh hanya berpatokan pada kemampuan teknis. Kesiapan fisik, kematangan mental, hingga faktor usia menjadi bagian penting agar para atlet guru ini mampu bersaing di level yang lebih tinggi tanpa risiko cedera.
“Kita ingin mereka tampil prima di Sidrap nanti, bukan hanya berprestasi tetapi juga tetap sehat dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.

