Data Global Tegaskan Capaian Swasembada Pangan Indonesia

Ramzy
Ramzy 428 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

Sementara itu, ketahanan pangan memiliki cakupan lebih luas, yakni terpenuhinya kebutuhan pangan baik melalui produksi dalam negeri maupun impor. Adapun kedaulatan pangan berkaitan dengan kemampuan negara dalam mengelola sistem pangan secara mandiri.

Sebagai indikator capaian, Amran mengungkapkan stok beras nasional pada April 2026 mencapai 5 juta ton, yang disebutnya sebagai angka tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Capaian tersebut melampaui kondisi masa lalu yang berada di kisaran 2,75 juta ton.

Selain itu, peningkatan kesejahteraan petani juga tercermin dari Nilai Tukar Petani (NTP) yang mencapai 125,35 atau tertinggi dalam 34 tahun terakhir. Sektor pertanian pun mencatat pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 5,74 persen pada 2025, tertinggi dalam 25 tahun.

Ia menambahkan, kebijakan pengendalian impor beras turut berdampak pada pasar global. Penghentian impor dalam jumlah besar oleh Indonesia disebut berkontribusi pada penurunan harga beras dunia secara signifikan.

Di balik capaian tersebut, Amran mengungkapkan adanya kerja keras intensif seluruh jajaran Kementerian Pertanian yang berlangsung tanpa hari libur selama setahun.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengisahkan tantangan saat diminta Presiden untuk mempercepat target swasembada. Meski dihadapkan pada tekanan, ia menyatakan tetap berkomitmen menyelesaikan amanah tersebut.

Amran menegaskan, swasembada pangan bukan semata capaian angka, melainkan fondasi penting bagi kedaulatan bangsa. Ia pun mengajak seluruh alumni Unhas untuk terus berkontribusi memperkuat posisi Indonesia sebagai negara berdaulat di sektor pangan. (Hdr)

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Pelabuhan Makassar Gelar Latihan Dalmas Kerangka
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!