LAN dinilai memiliki posisi strategis untuk membangun kepemimpinan birokrasi yang adaptif, memperkuat manajemen talenta ASN, sekaligus menghadirkan model pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan daerah.
“Kalau kita bicara secara akademik, maka kata kuncinya adalah inovasi. Saya melihat konsep dan strategi yang dibangun LAN sangat baik, hanya memang perlu dukungan pendanaan yang memadai, ” kata Taufan Pawe.
Dorongan Kolaborasi dan Penguatan Kompetensi ASN
Sejumlah isu strategis turut menjadi perhatian, mulai dari relevansi kurikulum pelatihan ASN, kualitas widyaiswara, kapasitas sarana pembelajaran, hingga evaluasi dampak pasca-pelatihan terhadap kinerja organisasi perangkat daerah.
Dalam sesi dialog yang berlangsung terbuka, sejumlah dosen dan pejabat Pusjar SKMP menyampaikan kegelisahan mereka tentang masa depan pengembangan kapasitas ASN – mulai dari kebutuhan beasiswa, keterbatasan anggaran, dukungan terhadap inovasi masyarakat, hingga efektivitas pelatihan kepemimpinan yang dinilai belum optimal akibat dominasi metode daring dan pembiayaan yang terbatas.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Dr. Taufan Pawe mengatakan aspirasi itu akan dibawa ke ruang pembahasan resmi di DPR RI.
Menurutnya, penguatan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia menjadi penting karena institusi tersebut memegang peran strategis dalam menjaga kualitas birokrasi dan pelayanan publik di tengah tuntutan pemerintahan yang terus berubah.
Membangun ASN yang Melayani
Kunjungan kerja ini menandai langkah bersama antara DPR RI dan Lembaga Administrasi Negara untuk memastikan reformasi birokrasi tidak berhenti sebagai agenda kebijakan, melainkan hadir sebagai perubahan nyata yang dirasakan masyarakat dalam pelayanan pemerintah sehari-hari.
Melalui berbagai program, Pusjar SKMP LAN telah memfasilitasi lurah, kepala sekolah, guru, hingga kepala puskesmas untuk memperkuat kepemimpinan, inovasi pelayanan, dan kemampuan menyelesaikan persoalan masyarakat secara langsung.
Kepala Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN RI, Dr. Muhammad Aswad, M.Si., menegaskan bahwa kualitas ASN akan menentukan wajah pelayanan pemerintah di tengah masyarakat.
“Kami ingin setiap ASN yang belajar di Kampus Pusjar SKMP LAN pulang membawa perubahan. Bukan hanya pengetahuan baru, tetapi juga semangat melayani, keberanian berinovasi, dan kemampuan menghadirkan solusi bagi masyarakat. Dari Makassar, kami ingin memperkuat pembelajaran birokrasi untuk seluruh kawasan timur Indonesia,” ungkapnya didampingi Tim Humas usai menerima Kunjungan Kerja Pengawasan Komisi II DPR RI.
Demikian informasi Humas Pusjar SKMP LAN, Adekamwa, yang media ini terima melalui rilis. (ere)

