Berdasarkan data rumah sakit, poli jantung menjadi layanan dengan jumlah pasien terbanyak, disusul poli saraf dan poli interna. Sedangkan di IGD, keluhan yang paling banyak ditangani antara lain gastritis, diare dan dispepsia.
Meski terjadi lonjakan pasien, pihak rumah sakit memastikan seluruh layanan tetap berjalan normal. Para dokter spesialis juga tetap siap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan.
“Walaupun ada peningkatan pasien setelah libur panjang, pelayanan tetap berjalan stabil dan semua pasien dapat tertangani dengan baik,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa selama masa libur Idulfitri, sejumlah layanan penting rumah sakit tetap beroperasi seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang siaga 24 jam, layanan rawat inap serta pelayanan obat bagi pasien yang membutuhkan.
Lonjakan jumlah pasien setelah libur panjang, kata dia, merupakan fenomena yang hampir selalu terjadi setiap tahun, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat setelah masa liburan. (iz)

