PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Di tengah suasana syahdu Idulfitri 1447 Hijriah, Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, meluangkan waktu khusus untuk merajut kembali tali persaudaraan yang sempat terhalang bentang jarak. Agenda ini menjadi momen penting baginya untuk menyambungkan kembali simpul-simpul kekeluargaan yang selama ini terpisah oleh rutinitas dan letak geografis.
Bagi Gubernur Zainal, momentum suci ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah ruang refleksi batin untuk memperkokoh rasa kasih sayang. Melalui pertemuan ini, ia ingin menyalakan kembali api kepedulian serta mempererat semangat kebersamaan di antara keluarga besarnya yang berdomisili di seantero Sulawesi Selatan.
Ruang Diamond 1 Hotel Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar, pada Selasa (24/3/2026) malam, bertransformasi menjadi panggung kerinduan. Sanak saudara dari berbagai penjuru, mulai dari Maros, Gowa, Takalar, Jeneponto, Sinjai, hingga tuan rumah Makassar, tampak hadir dengan wajah yang berbinar. Walau ada beberapa kerabat yang berhalangan hadir karena kendala jarak, kehadiran mereka tetap terasa lewat kiriman doa dan ikatan batin yang tak putus.
Dalam atmosfer yang penuh kekeluargaan tersebut, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang menyampaikan untaian pesan yang menyentuh kalbu. Mantan Wakapolda Kaltara itu mengingatkan bahwa keluarga adalah dermaga pertama dan utama bagi setiap orang untuk pulang, sebuah tempat di mana benih-benih kebajikan pertama kali disemai. Ia menekankan bahwa kepedulian sejati haruslah menjadi napas dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar pemanis kata.


