PEDOMAN RAKYAT, WAJO.- Sebanyak 20 pengusaha dari Kabupaten Wajo yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (KADIN) siap ambil bagian dalam ajang bergengsi Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) yang akan berlangsung pada 27-30 April 2026. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan potensi lokal, terutama dalam sektor persuteraan dan kerajinan tangan, kepada pasar internasional.
Ketua KADIN Kabupaten Wajo, Dr. H. Darmawan Sanusi, S.Sos., M.Si, dalam keterangan yang diberikan kepada media pada Jumat (24/04), menegaskan bahwa partisipasi ini adalah langkah penting untuk memperkenalkan produk unggulan Wajo, sekaligus membuka peluang bisnis yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
Rangkaian Acara HKTDC 2026
Tujuh pameran berskala internasional yang menjadi bagian dari acara tahunan HKTDC kali ini meliputi berbagai sektor, antara lain:
Hong Kong Gifts & Premium Fair, Home InStyle, dan Fashion InStyle – Bertempat di Hong Kong Convention and Exhibition Centre (HKCEC) pada 27-30 April.
Hong Kong International Printing & Packaging Fair dan DeLuxe PrintPack Hong Kong – Diadakan di AsiaWorld-Expo, juga pada 27-30 April.
Hong Kong International Licensing Show dan Asian Licensing Conference – Diselenggarakan di HKCEC pada 27-29 April.
Eksibitor global akan memamerkan berbagai produk unggulan, mulai dari hadiah dan premi, perlengkapan rumah tangga, tren mode terbaru, material inovatif untuk pakaian dan perabot rumah, hingga teknologi gerontologi (gerontechnology) dan produk berkelanjutan.
Hong Kong: Penghubung Bisnis Global
Acara ini memanfaatkan posisi strategis Hong Kong sebagai penghubung utama antara Tiongkok Daratan dan pasar internasional, memperkuat posisinya sebagai pusat kreatif regional dan hub bisnis internasional. Hal ini selaras dengan Rencana Lima Tahun ke-15 Tiongkok serta strategi pengembangan sirkulasi ganda.
Jenny Koo, Wakil Direktur Eksekutif HKTDC, menekankan bahwa penyelenggaraan tujuh pameran ini secara bersamaan memungkinkan pembeli untuk melakukan pengadaan secara efisien, memperluas peluang bisnis lintas sektor, dan mendorong sinergi antar industri.

