Makassar Siapkan Aplikasi Olahraga yang Terhubung Aduan Warga

Ramzy
Ramzy 121 Pembaca
6 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar Bidang Percepatan Digitalisasi Andi Gita Namira Patigana mengatakan Pemerintah Kota Makassar tengah mengembangkan program “Makassar Virtual Run”, sebuah inovasi berbasis teknologi yang menggabungkan aktivitas olahraga dengan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dan fasilitas publik kota.

Program yang menjadi inisiatif Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin itu nantinya terintegrasi dalam aplikasi Lontara Plus Makassar Move. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat berolahraga sekaligus melaporkan berbagai persoalan kota yang ditemukan selama beraktivitas.

“Ini inisiatif langsung dari Pak Wali. Beliau ingin masyarakat Kota Makassar lebih aktif berolahraga sekaligus lebih peduli terhadap kondisi kotanya melalui ajang virtual run ini,” ujar Gita, Rabu (3/6/2026).

Konsep virtual run memungkinkan masyarakat melakukan aktivitas olahraga seperti berlari, berjalan santai, maupun bersepeda secara mandiri di lokasi dan waktu yang mereka tentukan sendiri. Seluruh aktivitas peserta akan tercatat otomatis melalui aplikasi Strava yang terhubung dengan sistem Makassar Move.

Melalui fitur tersebut, masyarakat dapat mengikuti berbagai tantangan olahraga yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, seperti Run for Clean City, Makassar Virtual Cycling, dan sejumlah agenda olahraga lainnya.

“Makassar Virtual Run nanti akan kami sambungkan ke Strava. Ketika peserta melakukan aktivitas olahraga dan mengikuti event yang tersedia, seluruh aktivitasnya akan tercatat otomatis dalam sistem,” kata Gita.

Menurut dia, program tersebut tidak hanya berfokus pada aktivitas olahraga, tetapi juga mendorong partisipasi warga dalam pengawasan fasilitas publik dan kondisi lingkungan kota.

Pemerintah Kota Makassar memberikan poin tambahan bagi peserta yang aktif melaporkan berbagai persoalan kota melalui fitur Aduan Lontara Plus, aplikasi super apps yang mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu platform digital.

Baca juga :  Antisipasi Kepadatan Lalulintas, Unit Lantas Polsek Ujung Tanah Urai Kemacetan dengan Rutin Lakukan Pengaturan

Berbagai persoalan, mulai dari trotoar rusak, jalan berlubang, fasilitas umum yang tidak berfungsi, hingga kawasan yang membutuhkan perhatian pemerintah, dapat langsung dilaporkan masyarakat saat beraktivitas olahraga.

“Selain lari mengumpulkan poin, poin terbesar justru berasal dari aduan. Kalau masyarakat menemukan trotoar rusak atau jalan bermasalah saat beraktivitas, bisa langsung difoto dan dilaporkan melalui Lontara Plus,” ujarnya.

Gita menilai konsep tersebut dirancang untuk mengubah pola partisipasi masyarakat dalam menyampaikan keluhan terkait kondisi kota. Warga diharapkan tidak hanya menyampaikan kritik melalui media sosial, tetapi menggunakan kanal resmi pemerintah agar laporan dapat ditindaklanjuti secara terukur.

“Daripada hanya mengeluh di Instagram atau media sosial lainnya, lebih baik langsung diadukan melalui Lontara Plus karena masyarakat juga bisa melihat progres penanganannya,” katanya.

Seluruh poin peserta akan dihitung secara otomatis dan real time berdasarkan jarak tempuh aktivitas olahraga yang tercatat melalui Strava serta jumlah laporan yang berhasil dikirimkan. Sistem juga akan menampilkan papan peringkat berdasarkan akumulasi poin peserta.

“Perhitungannya real time. Jadi setiap aktivitas olahraga maupun aduan yang masuk langsung terakumulasi dalam sistem tanpa perhitungan manual,” tutur Gita.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!