Menjaga Marwah Demokrasi di Balik Kemeja Putih PWI Sulsel

Ramzy
Ramzy 495 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

​Kehadiran dua pasangan calon yang telah ditetapkan oleh PWI Pusat—duet Amrullah Basri – Abd Jurlan dan pasangan Suwardi Thahir – Dahlan Abubakar—adalah berkah demokrasi. Dua poros ini menawarkan figur-figur terbaik yang siap mewakafkan waktu dan pikirannya untuk organisasi. Kompetisi di antara kedua kubu ini tidak boleh dipandang sebagai ajang perpecahan, melainkan sebagai kontestasi gagasan, rekam jejak, dan visi ke depan.

​Sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua Panitia, Faisal Palapa, perbedaan pilihan adalah hal yang lumrah dalam organisasi yang sehat. Justru dari perbedaan itulah kematangan berpikir kita sebagai jurnalis diuji. Kita dituntut untuk mampu memisahkan antara dinamika politik organisasi dengan hubungan personal sesama kuli tinta yang selama ini terjalin erat di lapangan.

​Siapa pun yang nantinya terpilih untuk menduduki kursi Ketua PWI dan Ketua DKP Sulsel, mereka adalah representasi dari kehendak mayoritas anggota yang harus dihormati. Tugas besar menanti pemimpin baru, mulai dari peningkatan kompetensi wartawan di era digital, penguatan perlindungan hukum profesi, hingga menjaga independensi pers.

​Mari kita songsong Konferprov PWI Sulsel ini dengan penuh sukacita dan kedewasaan. Mari kita tunjukkan kepada publik bahwa para pemburu berita di Sulawesi Selatan tidak hanya mahir menulis tentang demokrasi di media, tetapi juga mampu mempraktikkannya dengan anggun, santun, dan bermartabat di rumah mereka sendiri. Selamat berkonferensi, jaga persatuan di balik putihnya kemeja kita.

1
2
TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  DPRD Pinrang Beri Rekomendasi Terkait LKPJ Bupati Tahun 2024
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!