Munafri Dorong Pers Profesional Hadapi Disrupsi Digital

Ramzy
Ramzy 138 Pembaca
4 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan kompetensi wartawan di tengah derasnya arus digitalisasi serta disrupsi media yang terus berkembang.

Hal itu disampaikan Munafri saat menghadiri pembukaan Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Selatan di Gedung Fajar Graha Pena, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (2/6/2026).

Menurut Munafri, pers memiliki posisi strategis sebagai penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, ia berharap PWI tetap menjadi pilar demokrasi yang mampu melahirkan jurnalis profesional dengan menjunjung tinggi etika dan independensi.

“Di era digital saat ini, tantangan dunia jurnalistik semakin besar, mulai dari derasnya arus informasi hingga maraknya hoaks dan disinformasi,” ujar Munafri.

Ia menilai organisasi profesi wartawan berperan penting dalam memperkuat integritas pers sekaligus mengawal kebijakan publik secara objektif dengan tetap berpegang pada Kode Etik Jurnalistik.

Menurut dia, keberadaan wartawan yang profesional, beretika, dan berorientasi pada kepentingan publik menjadi kebutuhan penting di tengah perubahan lanskap media saat ini.

Munafri mengatakan, konferensi PWI bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan kompetensi, serta merumuskan langkah-langkah bagi kemajuan dunia pers di Sulawesi Selatan.

“Konferensi ini harus melahirkan gagasan konstruktif dan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin maju serta adaptif terhadap perubahan zaman,” kata Munafri.

Ia juga menegaskan Pemerintah Kota Makassar membuka ruang kolaborasi dengan insan pers dalam mendukung pembangunan daerah, memperkuat transparansi pemerintahan, dan menghadirkan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Menurut Munafri, profesi wartawan memiliki pengaruh besar dalam membentuk persepsi publik terhadap suatu daerah, termasuk Kota Makassar.

“Orang-orang yang belum pernah datang ke Makassar bisa mengenal Makassar melalui karya jurnalistik. Jika ditulis dengan baik, maka pengetahuan mereka tentang Makassar juga akan baik,” ujarnya.

Baca juga :  Jemaah Haji Gowa Wafat di Madinah, Kloter 5 UPG Siapkan Salat Gaib

Mantan CEO PSM Makassar itu turut mengapresiasi kemampuan insan pers yang terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan transformasi digital. Namun, ia mengingatkan agar kemajuan teknologi tidak menggeser nilai integritas sebagai fondasi utama profesi jurnalistik.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!