Pengamat: Ilustrasi Mentan soal Kekuatan CPO Indonesia Bukan Perbandingan dengan Selat Hormuz

Ramzy
Ramzy 370 Pembaca
2 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, JAKARTA – Pengamat pertanian dari organisasi Aliansi Petani Bersatu, Deby Syahputra, menegaskan bahwa pernyataan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait kekuatan crude palm oil (CPO) Indonesia bukanlah perbandingan dengan Selat Hormuz, melainkan ilustrasi pengaruh besar Indonesia di pasar global.

Pernyataan itu disampaikan Deby di Jakarta pada Rabu (1/4/2026).

Deby menilai narasi yang menyebut adanya perbandingan dengan Selat Hormuz merupakan bentuk framing yang tidak tepat dan berpotensi menyesatkan publik.

Ia menjelaskan bahwa maksud Mentan adalah menggambarkan posisi strategis Indonesia sebagai negara penghasil dan eksportir CPO terbesar dunia.

Menurutnya, penyampaian tersebut harus dipahami sebagai penegasan bahwa Indonesia memiliki daya tawar yang kuat dalam perdagangan komoditas strategis.

Deby menambahkan bahwa kesalahan memahami konteks dapat menciptakan persepsi keliru mengenai substansi yang ingin disampaikan.

Indonesia saat ini menguasai lebih dari 60 persen pasar ekspor CPO dunia. Dengan dominasi sebesar itu, Indonesia memiliki kemampuan untuk memengaruhi stabilitas pasokan dan harga di pasar internasional.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Polres Toraja Utara Berikan Kenyamanan Bagi Masyarakat yang Menjalankan Ibadah Shalat Tarawih
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!