Jadi kita berharap ke depan semua unit pasar sudah bisa mengoptimalkan data-datanya melalui website tersebut. Baik mengenai harga komoditi dan informasi jika masih ada lods yang kosong.
Demikian juga dengan peta di google Maps untuk memudahkan masyarakat mengenal lebih jauh keberadaanpasar di Makassar, ujar Thamrin Mensa.
Menurutnya, semua itu merupakan bagian dari program Makita (Market Traditional Digital and Transformation) yang sudah dipresentasikan dihadapan Wali Kota Makassar pada Rakorsus belum lama ini.
Sebagaimana diketahui, setiap pasar nantinya akan terupdate dalam website tersebut sehingga masyarakat akan lebih mudah memperoleh informasi melalui website.http://pasarmakassar.id/.
“Kita berharap dengan hadirnya website ini sebagai media informasi akan memudahkan masyarakat dalam memperoleh apa yang ingin diketahui tentang pasar di Makassar. Tapi untuk saat ini website ini masih dalam tahap pengembangan. Sehingga beberapa link di dalamnya belum bisa terbuka secara sempurna” terangnya. (Ucu)

