Tokoh DMI Sulsel: Idulfitri Bukan Sekadar Perayaan, Tapi Penguat Persatuan

Ramzy
Ramzy 473 Pembaca
2 Menit baca
0-0x0-0-0#

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Momen Idulfitri 1447 Hijriah dimaknai sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai toleransi antarumat beragama.

Hal tersebut disampaikan oleh Mayjen TNI (Purn) H. Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, SH., MH., usai melaksanakan Shalat Idulfitri di Masjid Babul Firdaus Jongaya, Sabtu (21/3/2026).

Masjid yang diketahui dalam tahapan proses renovasi pembangunan itu terletak di Jalan Kumala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar tersebut merupakan salah satu masjid tertua, didirikan sekitar tahun 1312–1314 Hijriah (sekitar 1893 Masehi), sehingga kini telah berusia kurang lebih 133 tahun.

Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa kemenangan Idulfitri tidak hanya dirasakan oleh umat Islam, tetapi juga menjadi kebahagiaan seluruh anak bangsa tanpa memandang perbedaan keyakinan.

1
2TAMPILKAN SEMUA
Baca juga :  Menagih Janji Keadilan: Dari Perlawanan Rakyat Luwu hingga Krisis Ketimpangan Pembangunan
Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!