PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) I di Hotel Dalton Makassar, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 13–15 Maret 2026 ini dibuka langsung oleh Kepala BAN-PDM Sulsel, Dr. Abdi, M.Pd, dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan pendidikan. Di antaranya perwakilan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulsel, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK), Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel, Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Dewan Pendidikan, serta sejumlah organisasi mitra.
Mengangkat tema “Sinergitas Kemitraan dalam Harmoni Akreditasi Bermutu untuk Pendidikan Bermutu di Sulawesi Selatan”, Dr. Abdi menyampaikan bahwa Rakorda ini merupakan yang pertama digelar di Indonesia pada tahun 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama antara BAN-PDM dengan berbagai organisasi mitra dalam meningkatkan kualitas akreditasi pendidikan.
“Rakorda ini bukan sekadar acara seremoni, tetapi menjadi wadah untuk membangun sinergitas dan harmoni bersama organisasi mitra,” ujar Abdi.
Ia menegaskan bahwa upaya peningkatan mutu akreditasi tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi berbagai pihak agar kualitas kerja dan hasil akreditasi benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pendidikan.
Dr. Abdi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum PGRI Sulsel menambahkan bahwa para peserta Rakorda merupakan bagian dari sistem penjaminan mutu pendidikan, baik secara internal maupun eksternal.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung sejumlah masukan yang muncul dalam pembahasan peraturan perundang-undangan terkait penjaminan mutu pendidikan. Salah satunya menekankan pentingnya keterlibatan komite sekolah dan dewan pendidikan.

