PEDOMANRAKYAT, MAKASSAR – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai persiapan Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan. Agenda yang kerap disebut sebagai “pestanya para wartawan” lima tahun sekali ini memasuki tahapan krusial lewat acara sosialisasi dan persiapan pemungutan suara yang digelar di Sekretariat PWI Sulsel, Jalan Maccini Sawah, Makassar, Sabtu (30/5/2026).
Sosialisasi ini sengaja digelar guna mematangkan persiapan pemungutan suara untuk pemilihan Ketua PWI Sulsel dan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sulsel periode 2026–2031. Semangat utamanya adalah mewujudkan kontestasi yang sehat, demokratis, dan riang gembira.
Hadir dalam pertemuan tersebut unsur panitia di antaranya Ketua Steering Committee (SC) H.A. Faisal Syam, Ketua Organizing Committee (OC) Faisal Palapa, serta jajaran panitia lainnya seperti Arman, Manaf Rachman, Muhammad Arafah, Iwan Azis, dan Ronald Ngantung.
Kehadiran Para Pasangan Calon
Pertemuan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing kubu calon. Pasangan calon Ketua PWI Sulsel Suwardy Thahir berhalangan hadir dan diwakili oleh Mappiar, sementara pasangannya yang maju sebagai Ketua DKP, M. Dahlan Abubakar, tampak hadir secara langsung.
Di sisi lain, pasangan Amrullah Basri juga berhalangan hadir dan diwakili oleh tandemnya, Abd. Jurlan, yang maju sebagai calon Ketua DKP PWI Sulsel.
Aturan Surat Mandat dan Jaminan Keamanan
Dalam sesi pemaparan teknis, Arman dari pihak OC menjelaskan aturan mengenai penggunaan surat mandat bagi pemegang Kartu Tanda Anggota (KTA) Biasa yang diwakilkan.
”Surat mandat ini harus sudah diserahkan kepada tim verifikasi paling lambat hari Senin, 1 Juni 2026, pukul 22.00 WITA,” tegas Arman.
Sesi sempat dinamis ketika perwakilan dari tim Suwardy Thahir–Dahlan Abubakar mempertanyakan jaminan keamanan fisik surat mandat dan KTA asli milik peserta konferensi. Menanggapi kekhawatiran tersebut, Arman memberikan garansi penuh.

