Wujud Penghormatan, Dandim 1408/Makassar Pimpin Langsung Pemakaman Militer Pratu Riyan Dwi Saputra

Ramzy
Ramzy 158 Pembaca
3 Menit baca

Follow Pedomanrakyat.co.id untuk mendapatkan informasi terkini.

Klik WhatsApp Channel  |  Google News

PEDOMANRAKYAT, GOWA — Suasana haru dan penuh penghormatan menyelimuti prosesi upacara persemayaman dan pemakaman militer almarhum Pratu Riyan Dwi Saputra NRP 31190686520998, prajurit Tayanrad Ton Kes Ki Produksi Kodim 1408/Makassar, yang dilaksanakan pada Jumat (29/5/2026) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Upacara penghormatan terakhir tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 1408/Makassar, Kolonel Kav Ino Dwi Setyo Darmawan, SE, M.Tr.Han., selaku Inspektur Upacara, didampingi Komandan Upacara Mayor Inf Ibrahim. Kehadiran para perwira, bintara, tamtama, hingga PNS Kodim 1408/Makassar menjadi bukti kuatnya solidaritas dan rasa kekeluargaan di lingkungan TNI AD terhadap prajurit yang telah mengabdikan dirinya bagi bangsa dan negara.

Prosesi berlangsung khidmat di rumah duka di Jl. Poros Malino, Kelurahan Tompo Balang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Tradisi militer seperti penghormatan pasukan, pengusungan jenazah oleh personel TNI, hingga penembakan salvo mengiringi perjalanan terakhir almarhum sebagai simbol penghargaan institusi atas dedikasi dan pengabdiannya selama berdinas.

[caption id="attachment_99137" align="alignnone" width="300"] Semangat Pengabdian Pratu Riyan Dwi Saputra Diantar dengan Penghormatan Militer[/caption]

Tidak hanya keluarga besar TNI, masyarakat sekitar juga turut memberikan penghormatan dan doa. Kehadiran warga di sepanjang prosesi menunjukkan kedekatan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat yang selama ini terjalin erat melalui pengabdian tanpa pamrih.

Usai upacara persemayaman, jenazah almarhum dibawa ke Masjid Jabal Taqwa BTN Tamarunang Indah I untuk dishalatkan sebelum diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir di wilayah Bili-Bili, Kecamatan Bontomarannu. Prosesi pemakaman militer berlangsung tertib, aman, dan penuh penghormatan hingga selesai pada pukul 14.20 Wita.

Dandim 1408/Makassar Kolonel Kav Ino Dwi Setyo Darmawan menyampaikan bahwa kepergian almarhum menjadi kehilangan mendalam bagi keluarga besar Kodim 1408/Makassar. Namun demikian, semangat pengabdian, loyalitas, dan disiplin yang ditunjukkan almarhum diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi prajurit muda untuk terus mengabdi dengan tulus kepada bangsa dan negara.

Baca juga :  Pangdam Hasanuddin: Kenaikan Pangkat Harus Sejalan dengan Integritas dan Kinerja

“Kepergian almarhum Pratu Riyan Dwi Saputra merupakan kehilangan besar bagi keluarga besar Kodim 1408/Makassar. Almarhum adalah prajurit yang menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang tinggi selama menjalankan tugas. Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Semoga seluruh amal ibadah serta pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Kolonel Kav Ino Dwi Setyo Darmawan.

Prosesi penghormatan terakhir tersebut menjadi cerminan kuat bahwa nilai kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan prajurit TNI. Pengabdian seorang prajurit tidak hanya dikenang oleh institusi, tetapi juga hidup dalam ingatan masyarakat yang merasakan manfaat dari setiap tugas dan pengorbanannya.

Melalui momentum tersebut, TNI AD kembali menegaskan komitmennya dalam menjunjung tinggi nilai penghormatan kepada setiap prajurit yang telah mendedikasikan hidupnya demi keutuhan bangsa dan negara. Semangat persaudaraan dan pengabdian yang diwariskan almarhum diharapkan terus menjadi motivasi dalam memperkuat persatuan serta semangat bela negara di tengah masyarakat. (*Rz)

Bagikan Artikel Ini
Tinggalkan Komentar
error: Content is protected !!